Mimpi Bertemu Rasul

Bismillahirrahmanirrahiim...

        Untuk postingan pertama blog 'Waktunya Taubat', Saya ingin memberi post yang ringan, tapi berbobot. Yaitu, tentang hukum mimpi bertemu Rasulullah.

 Mimpi Bertemu Rasul

        Rasulullah, adalah nabi terakhir di dunia ini, penutup para nabi dan rasul sebelumnya. Kisahnya yang selalu memberi inspirasi dan pesan-pesan moral dan religius membuatnya menjadi manusia terbaik di dunia ini. Tak jarang orang-orang ingin melihat sosok bahkan wajah Rasulullah itu sendiri, sebab selama ini, Rasulullah selalu digambarkan seperti cahaya atau lafadz 'Muhammad', memang wajah dan sosok Rasulullah itu tidak boleh digambar. Tetapi ada kok hadits-hadits yang menggambarkan keadaan fisik beliau seperti:

Anas bin Malik r.a berkata:

“Rasulullah saw. bukan orang yang tinggi sekali, dan tidak pula pendek. Tidak juga putih sekali, dan tidak berwarna coklat. Rambutnya tidak terlalu keriting dan tidak terlalu lurus. Beliau diutus Allah ketika berusia empat puluh tahun dan menetap di Mekah selama sepuluh tahun dan di Madinah selama sepuluh tahun. Beliau wafat ketika berusia enam puluh tahun sementara di rambut kepala dan janggut beliau tidak lebih dari dua puluh helai uban.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
    

        Insyaa Allah pembaca mengerti ciri fisik Rasulullah, masih banyak hadits-hadits yang menjelaskan ciri fisik Rasulullah. Tapi bagaimana kalau kita bermimpi bertemu Rasul atau mendengar suara-suara yang mengaku bahwa dirinya adalah Rasulullah. Ada hadits yang menjelaskan tentang hal ini dan hadits ini sahih:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ رَآنِى فِى الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِى فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَتَمَثَّلُ بِى
 Siapa saja yang melihatku dalam mimpi, maka ia benar telah melihatku karena setan tidak mungkin menyerupai diriku. 
(HR. Muslim no. 2266)

        Jadi, kalau kita hanya bermimpi mendengar suara Rasul, atau melihat beliau dari belakang, atau terkena bayangan yang menghalangi muka beliau, syetan itu masih bisa meniru sosok-sosok seperti itu. Kecuali kalau mimpi bertemu beliau dari ujung kepala hingga bawah, menghadap depan, bahkan wajah beliau, Insyaa Allah seperti hadits diatas tadi, syaitan tidak dapat menyerupai beliau.

Wallahua'lam bisshawab...
Terima kasih sudah mengunjungi blog kami, semoga infonya bermanfaat.

 


Komentar